• Home
  • Download
    • Premium Version
    • Free Version
    • Downloadable
    • Link Url
      • Example Menu
      • Example Menu 1
  • Social
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Travel
  • Contact Us

Follow us

VIGESTATION



Tittle: Everything We Keep
Author: Kerry Lonsdale
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
Release: 17, July
Published by the arrangement with Lake Union Publishing and Maxima Creative Agency
Pages: 320
ISBN: 978-602-04-4116-0


B L U R B :
Si koki Aimee Tierney punya resep sempurna untuk masa depannya: menikahi kekasih masa kecilnya, membangun sebuah keluarga, dan membeli restoran orangtuanya. Namun saat tunangannya, James Donato, hilang akibat kecelakaan kapal, semua rencana matangnya seolah ikut tersapu ke lautan bersama James. Bukannya melangkah sebagai mempelai di lorong gereja, hari yang seharusnya menjadi hari bahagia bagi Aimee, malah menjadi hari pemakaman tunangannya.

Sambil berjuang untuk menata kembali hidupnya, Aimee terus menyelidiki misteri di balik kematian James. Penyelidikan ini pun menimbulkan banyak tanya dalam dirinya, dan hanya kebenaran yang dapat membebaskan Aimee dari ikatan masa lalunya ..., atau mungkin malah menghancurkannya


Everything We Keep merupakan novel yang bercerita tentang Aimee dan petualangannya menemukan calon tunangannya. James dikabarkan meninggal akibat kecelakaan kapal dan dimakamkan tepat di (harusnya) hari pernikahan mereka. Semua itu menyisakan kesedihan teramat dibatin seorang Aimee. Tidak hanya itu, beribu pertanyaan tentang kematian James yang mencurigakan bergelayut dipikirannya semenjak seorang misterius mendatanginya dan mengatakan “James masih hidup.”

Tapi Aimee harus tetap melanjutkan hidup, membuka kafe dan berdamai dengan keadaannya sendiri.  Sebagai sahabat, Nadia dan Kristen tak pernah lepas memberikan dukungan moril, hingga Aimee benar-benar mampu tersenyum lagi.

Di tengah usahanya mengeyampingkan tentang James, Tuhan mengirimkan sesosok Ian. Ian secepat kilat menjadi obat bagi Aimee. Menemaninya, dan mendengarkan cerita apapun tentang James, sampai suatu hari Aimee sadar bahwa tatapan Ian tak pernah lagi sama.

Novel ini memiliki 2 bagian dengan puluhan BAB. Jika kalian telah sampai di Bagian 2, itu adalah baru awal awal pencarian James yang telah 19 bulan menghilang. Nekat bertandang ke Meksiko tidak pernah jadi pilihan yang salah untuk Aimee, karena disitulah banyak rahasia  tersembunyi tentang James mulai terkuak.

Aimee menyedihkan dunia Carlos, namun perbuatannya di suatu malam bersama Ian membuatnya seolah mengkhianati pujaan hatinya, padahal tujuannya datang ke sini hanyalah untuk James. Bingung mengurusi Carlos yang sepertinya tidak akan berubah akhirnya memutuskan Aimee untuk belajar ikhlas, lebih baik pulang dan mengurusi kafe. Tapi sebelum ia berkemas, ia dikejutkan oleh satu hal yang membuatnya susah bernafas, adalah bahwa pujaan hatinyalah yang telah mengkhianati dirinya. Meski begitu, ia tidak akan mampu menyalahkan James, karena James tidak salah. Kini mereka seakan punya dunia masing-masing.

Ada beberapa BAB yang mengembalikan tentang James dan Aimee di masa lalu, sebelum “kematian” James terjadi. Tentang keluarga Donarto, James yang terpaksa melukis diam-diam, dan Phill yang berambisi buruk. Saya terkesima cara Lonsdale memuat porsi James tetap utuh tapi tidak serta-merta membuat pembaca mengenyampingkan Ian, ataupun sebaliknya. Terimakasih juga karena Lonsdale telah membuat saya sedikit banyak tahu dengan disosiative fugue, hmm kelainan yang mengagetkan. Novel ini agak membosankan di awal sehingga saya tidak sabar ingin cepat-cepat masuk pada konflik dan mengetahui apa yang terjadi sebenarnya, dan di akhir cerita rasanya rindu sekali dengan kisah mereka. 

Lonsdale tidak menggantungi saya pada epilog, tapi hebatnya ia membuat saya penasaran atas isi surat yang dibaca Carlos pada halaman terakhir. Dan untungnya Lonsdale bertanggung jawab. Saya buru-buru ingin membaca sequelnya. Saat menyelami novel ini, pastikan mencermati dengan baik.


At least, 3,5  stars for this amazing novel!



 
Holla, gengs welcome back to #HelloByeChapter … Its Hello 7 and bye 6, yay!
Time really flies!
Ohiya, Im so sorry cuz  just upload this session right now because I have no time (so bizzy wkwk)

Okay, in this chapter Im so sad because its mean Im going up to another stairs and at the higher terms wkwkwk.
Im going to campus, doing activites as usual, and still, accomplishing many reports. Morever I have another tasks, called Job. I always imagine that I can working accordance one of my hobby, and Alhamdulillah that dream comes true. I am part of some tabloid office as an journalist. Yay, so happy! But I know, work during college is one of difficult thing that I have to manage. Ya, I will tellin ya about this in next post.
The higher your level the harder you think because the more responsibility you have. Ya, I felt it. Sometimes my task’s can’t accomplishing right.
And after this six, I will feelin things kinda when I was chapter 4. Whats look like?
On the way ma chapter 7 and before I really face it, I need to trough one of part of college schedule, name KKN. Not Kalo-Kalo Nikung, but Kuliah Kerja Nyantai, eh NYATA.
Litterally Its not kinda was chap 4, because the difference its we truly stay for a 40days in a village and we have to running programs that have been arranged by our DPL (Dosen Kuliah Lapang). I don’t know, Im not too excited honestly. Why? Beacause I imagine that I have to find my kind of research soon for scripsweet. I really have my own title after I finish KKN, immediately. Its things that makin’ me complicated.
Hearing that, one of my kating (kakak tingkat) gimme some advices that “la la pun lom fix, lupain dulu masalah tuh, fokus ke kegiatan sekarang, jangan memaksa terlalu tergesa, fun duluu. Ntar ade pasti jalan e.” That input kinda “keep calm Gest, everything have own time.” So, im try to rubbing that important thing and seems like OKAY, IM READY FOR IT EAAAA.
My chap 6 is really awesome way I have learnt. It will guiding to the next chap.

YAH, THAT’S ENOUGH. I hope everything will work out. Keep  dua and fight for your own journey. LOVE FROM ME



Judul Film  : Sweet 20
Sutradara   : Ody C. Harahap
Produser    : Chand Parwez Servia
Penulis      : Upi
Produksi    : Starvision, CJ Entertainment
Jenis Film : Drama, Comedy
Tayang      : Juni, 2017


REVIEW



Sweet 20 adalah film yang mengisahkan tentang Fatma, seorang nenek yang mendadak hidupnya berubah saat ia mendatangi sebuah tempat studio. Semua itu berawal dari  istri adit, anak semata wayangnya yang masuk ke rumah sakit perlahan menimbulkan kesedihan Fatma karena beliau merasa keberadaannya sudah terlalu merepotkan anak, mennatu, serta kedua cucunya. Ia lalu menyendiri di sebuah bangku jalan, dan menemukan tempat studio tak biasa.
           
Cekrek!
Saat ia  keluar, perawakannya sudah berubah 50 tahun lebih muda. Fatma versi now ini *wkwk* diperankan oleh Tatjana Saphira. Awalanya Fatma jaman now tidak merasa perubahan apapun yang terjadi pada dirinya sampai-sampai ia menemukan sejumlah anak muda yang menggodai dirinya, dia lalu melihat dirinya di kaca, dan AAAAA dia berteriak seketika.




“Ternyata takdir tidak mengizinkan kita bersama. Aku harus kehilanganmu sekali lagi.”

Sulit, untuk membuat orang-orang percaya akan perubahan aneh yang dialaminya. Apalagi keluarganya, dan Fatma pun memutuskan untuk tinggal di kos-kosan milik teman oldnya, Hamsah. Ia juga mengubah namanya menjadi idolanya sendiri, Mieke Wijaya. *oke, untuk selanjutnya di sini tetap gua tulisin namanya Fatma, biar gak pusing*

Semenjak menjadi gadis muda, Fatma melakukan banyak hal yang belum sempat ia lakukan pada saat ia muda dahulu. Berbekal suaranya yang bagus, Fatma akhirnya direkrut untuk menjadi vokalis band Juna, cucunya sendiri. Okay, I told you, Juna naksir Fatma, guys. Naksir neneknya sendiri. Wkwkwkwk .
            
Nah, meskipun Juna naksir Fatma, Fatma nggak balik naksir juga loh, lah masa iya dia naksir cucunya sendiri:D .Tapi bau-baunya Fatma naksir Alan, yang diperanin sama Morgan Oey. Alan ini yang bantu ngebesarin band-nya mereka.



Di cerita awal, gue udah penasaran banget, gimana caranya Fatma bisa berubah dan settingnya lumayan keren, Tatjanana juga bagus meranin sebagai Fatma jaman now, tutur bahasa dan cara bicaranya kopatibel.


Nah lanjut, Hamsah yang pertama kali menyadari kalau Mike itu sebenarnya adalah Fatma. Hamsah berusaha untuk memberitahu Adit, tapi sayangnya sulit untuk Adit percaya. Sampai pada suatu hari Juna mengalami kecelakan pada saat mereka hendak manggung, dan… disitulah Fatma jaman now akhirnya merelakan kehilangan dirinya yang versi muda itu.




Gue agak bingung membicarakan kekurangan film ini, karena gue rasa setiap moment udah dipackaging dengan pas. Gue suka waktu band mereka nyanyi, dan ngaransemen lagu Siapa Dia jadi bagus gituJ. Film ini nggak Cuma nyajiin tentang masalah asmara, tapi juga tentang konflik dalam keluarga, hubungan persahabatan. Kalau mau ngedalamin kisah Hamsah sama Fatma kayaknya bakal bikin sedih. Hamsah udah lama mendem perasaan ke Fatma, sampai  akhirnya mereka menikahi lain orang, tetapi perasaan Hamsah kalau kata Sandy Sandhoro, tak pernah padam, hingga sampai mereka menua seperti ini. Eaaa. Itu tuh, cinta se.. tia wkwkk.


Tapi sebenernya gua penasaran tentang reaksi Alan lebih jauh, hanya siaja tidak dititikberatkan pada hal ini. Adegan selanjutnya Alan tak sengaja berpapasan dengan Fatma lagi, (tapi yag versi tua), dan dia tertegun saat melihat jepit rambut yang tersemat di rambut nenek itu. Persis seperti yang pernah diberikan Alan untuk Mike.


“Kalau dia bisa mengulang hidupnya kembali, sepahit apapun hidupnya dulu, dia nggak akan ngerubah apapun, karena hanya dengan begitulah, dia tetap bisa menjadi ibumu.”
  

Well, overall film ini bagus banget. Banyak pesan yang bisa lu raup kalo lu  bisa  ngeliatnya Dan… liat ending film ini, gua jamin lu pasti bakal bilang… “ASEEEEEM” hahahaha 

Yas!

Are you ever felt like “Gila, ni orang hidupnya beruntung banget” , “gue pengen jadi diaa” , “Tuhan adil banget yak ke dia” , “kok dia bahagia terus hidupnya”, dan lain-lain. Pernah nggak lo ngomong kayak gitu ke diri lo sendiri? 100% gue yakin kalian pasti pernah mikir begitu atau bahkan diantara kalian telah mencoba berbagai cara untuk  ngerubah hidup lo seperti hidup orang yang lo inginkan.
Terlintas nggak ada yang salah dengan tindakan itu. Bukankah bertransformasi jadi sesuatu yang sesuai hati itu lebih baik? Hijrah dari hidup yang bikin lo monoton sampe lo puas ngotak-ngatik hidup lo. Biar kayak hidup orang yang lo inginkan, yang kata lo sempurna itu.

Lo ngeliat seseorang, jatuh cinta dengan apa yang ia tampilkan, fisik, mental, gaya hidup, hoki, achieves, dan-lain-lain. Bagi lo meleka terlalu istimewa dalam mendapatkan destiny. Dan tanpa disadari, bagian alam sadar otak lo sketika ingin punya hak yang sama, bebas, dan bahagia, ngejalanin hidup seperti dewa.

Beberapa diantara orang akan bertindak untuk berubah, sebagian berubah dengan adanya dirinya, dan sebagian benar-benar menjadi orang yang diinginkannya, dan sisanya tidak melakukan apa-apa tapi tetap menggerutu menghadap Tuhan atas hidup yang diterimanya.

Ehm, sebelum membahas tentang tindakan berubah mari telisik lebih dulu. Apa yang telah bikin lo menjadi seperti? Ingin keluar dari hidup sekarang. Tentu karena lo membuat perbandingan dengan diri lo sendiri. Membandingkan itu gak bisa jadi hal remeh! Sebelumnya gue udah pernah bikin tulisan di tumblr tentang itu, kalian bisa baca di....

Eh bentar, tumblr udah diblokir:(

Nah, terus emang kenapa? Bukankah untuk mengukur sesuatu terkadang memang perlu perbandingan? Iya. Iya. Tapi tidak semua orang bisa membandingkan dengan baik, lebih dari 50% orang akhirnya akan menyimpulkan hidup mereka tidak terlalu lebih baik disbanding siapa yang dicompare. Kenapa begitu? Karena manusia sibuk mengcompare pada taraf yang lebih tinggi darinya. Impactnya jadi kurang bersyukur.
Rasa kurang bersyukur itu selanjutnya bisa berimbas kepada hal-hal yang kurang baik lainnya. Yang paling utama adalah menurunnya pikiran positif kepada Yang Maha Esa, “kenapa dikasih hidup begini lah, begitu lah, gak kayak si itulah si anu lah.”

Lalu, apa lo sadar dengan orang yang kalian ingin punya hidup sebagai mereka yang kalian inginkan?  orang yang lo ingin punya hidup sebagai mereka yang lo inginkan? Tunggu, ini bahasanya terlalu ribet,

Trus, apa lo sadar kalo si B C, D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z, atau orang yang lo anggap nyaris perfect itu adalah manusia, bukan dewa, dewi, bidadari, malaikat, ratu, raja? Kalau llo anggep mereka manusia, selamat! Pernyataan lo tentang hidup mereka yang baik-baik saja itu salah total.
Manusia adalah tempat salah, kurang, dan dosa.

Jangan pikir hidup mereka sempurna kayak di dongeng. Jalan di karpet merah, baju bagus, otak encer, menawan,  karir cemerlang, uang banyak, punya pacar nggak kayak lo yang ga punya, dan lain sebagainya yang jadi daya ukur kalian kepada mereka. Terlebih kalo kalian mikir mereka gak pernah kena masalah.

Bisa jadi mereka menutupi semua itu, dan parahnya bisa jadi masalah itu lebih parah dari pada masalah lo. Lo gak pernah tau kan? Lagian mana mungkin jaman sekarang orang mau nampilin kekurangannya, sama aaja itu kayak buka aib sendiri.

Nah, terus kalo yang mikir  kenapa orang itu bisa pinter, cantik, karir bagus, itu mungkin karena mereka punya hard effort dibalik itu semua. Lagi-lagi lo gak pernah tau kan?
Trus apa yang harus lo lakuin?

Oke, ngebandingin diri lo sama orang lain sebenernya wajar aja dan malah penting banget. Tapi, please, lakukan dengan cara se elegan mungkin, kayak lo ngeliat hidup mereka tapi lo nggak  sampe pengen berubah total jadi kayak mereka (sampai ngelakuin cara nggak halal), lo bertindak dengan hal-hal yang positif, ex: “dia bisa pinter mungkin karena rajin belajar, nah gue juga harus belajar biar bisa kayak gitu” , “uangnya banyak, mungkin dia banting tulang ke sana ke sini, gue juga harus banyak duit dengan cara MLM eh, dan “dia kok bisa langsing gitu! Fix, mulai besok gua gak mau makan selama  4 bulan waparah”

Ngebandinginnya sampe segitu-gitu aja, tanpa lo pernah ngebanding overall hidupnya bahkan sampe ngelibatin mereka dalam masalah kayak gini, well, kayak haters misalnya. Haters itu kan orang yang nyari masalah hidup orang lain padahal sebenernya hidup dia lah yang bermasalah. WEKAWEKAWEKA.

Intinya lo harus tetap mempertahankan positive vibe dalam hidup lo. Balance your life, setelah mengcompare pastikan lo berkarya dengan bersih demi sebuah perubahan yang lebih baik itu. Terima hidup lo, setiap hari itu berubah, dan nggak mungkin lo akan tetap di jalan ini, artinya peluang lo mengubah hidup akan selalu ada dan emang udah tersedia, tergantung gimana cara lo ngejemputnya. Setiap orang punya hidup yang beda-beda, dan Tuhan lebih tahu kenapa lo ada di hidup lo sekarang. Cuma lo yang tahu cara nyikapin hidup lo sendiri, no one ever! Lihat, betapa kece kan hidup lo ><

Karena nanti, akan selalu ada orang yang lo temuin membuat lo ingin membangun perbandingan, dan gue yakin lo udah tau gimana cara nangkalinnya.

Selamat bahagia hidup dihidup lo sendiri:)






Hopeless merupakan salah satu novel karangan Coollen Hoover. Novel ini menitikberatkan kehidupan gadis yang beberapa belas tahun belakangan di sapa Sky. Sky hidup bersama Karen, seorang ibu yang begitu antiteknologi, meskipun begitu Sky tidak pernah merasa kehidupannya membosankan karena ia memiliki Six, teman dekatnya yang sangat menyayanginya. Sky dan Six telah terbiasa dengan sebutan “cewek nakal” yang di cap pada keduanya, hal ini telah dibuktikan oleh Grayson yang bisa begitu saja menorobos jendela kamar Sky, dan cowok lain yang berhasil menghabiskan beberapa menit bersama Six secara privasi. Meski belum “tasted” kata Sky, saya pastikan Karen akan sangat terkejut jika mengetahui hal ini.



Berawal di sebuah toko makanan, Tuhan mempertemukan Sky dan Holder. Cowok yang penuh dengan banyak kepribadian; misterius, ramah, agak kasar, dan hal itu membuat Sky takut dan meninggalkan Holder sendirian sesaat setelah ia menyerahkan kartu pengenal miliknya. Tapi, sejak saat itu, Sky tidak bisa tidur nyenyak..



Ketika Holder ditampilkan dalam bacaan, cerita tentang Six menghilang di puluhan lembar berikutnya. Sky masuk sekolah dan berkenalan dengan Breckin, seseorang yang kemudian ia nobatkan sebagai sahabat terbaik dipenjuru dunia. Breckin begitu baik dan terlihat menyukai Sky, tapi sayangnya ia tidak tertarik pada wanita.



Entah secepat apa, Sky dan Dean jatuh cinta. Sky selalu terpesona dengan setiap “hal” yang tersedia pada cowok itu. Well, saya kira Hopeless hanya akan fokus pada Sky dan Dean Holder kedepan. Tapi, ketika suatu malam dimana Holder menyebut kata “Hope” , hidup Sky tak lagi sama.



Ini bukan tentang travel time, tapi Sky hanya menemui orang-orang lama dikehidupannya. Ada banyak sebab-akibat yang terjadi. Menyangkut hal ini dan itu. Termasuk tato bertuliskan “hopeless” di tangan Holder menjadi tanda bahwa ada dua orang yang telah berhasil ia kecewakan. Siapa mereka?



Novel ini begitu lama, tapi saya tidak bosan membacanya. Konflik muncul, pertengkaran Sky dengan Karen, dan meminta penjelasan pada Ayahnya menjadi pelik, untung saja Holder selalu disampingnya. Karena Holder adalah obat bagi Sky. Saya senang dengan cara berpikir Hoover, she is good author, banyak kejadian yang terbuka secara tak terduga, saya suka dengan kalimat yang ia tuangkan, cara pandangnya cukup baik. Dan saya kesal karena di ending novel ini  konflik seperti tidak tuntas, padahal menurut saya ada beberapa hal lagi yang perlu diselesaikan oleh Sky. Six juga sepertinya tidak tahu dengan kejadian panjang ini. Cerita terlalu berfokus pada “privasi” Sky dan Dean Holder.



At least,  novel ini mengajarkan bahwa cinta bisa kadaluarsa dan bisa tetap ada sepanjang bagaimana kita meyakininya. I hope I can read yours another, Hoover.



3,7 stars for this novel J

Postingan Lama Beranda

LATEST POSTS

  • [Novel Review] ANTOSIANIN—Putri Sarah Oliva
  • [Novel Review] Bingkai Memori—Petronela Putri
  • [JanuaryRRChallenge] See You Again—Arini Putri
  • #CuapCuap2017 Kilas Balik SBMPTN
  • Review "3 Koplak Mengejar Cinta"- Haris Firmansyah

Categories

  • novel 1
  • review 1

Featured Post

[BOOKREVIEW] Everything We Keep - Kerry Lonsdale

Tittle: Everything We Keep Author: Kerry Lonsdale Penerbit: PT Elex Media Komputindo Release: 17, July Published by the arra...

Recent Posts

VIGESTATION
Diberdayakan oleh Blogger.

Fashion

Laporkan Penyalahgunaan

  • Home
  • Download
  • Social
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Contact Us

Blog Archive

  • ▼  2019 (1)
    • Januari (1)
  • ►  2018 (1)
    • Juli (1)
  • ►  2017 (21)
    • Desember (1)
    • November (3)
    • Oktober (1)
    • Agustus (2)
    • Juli (5)
    • Juni (3)
    • Mei (4)
    • Januari (2)
  • ►  2016 (12)
    • Desember (1)
    • Oktober (3)
    • Agustus (2)
    • Mei (1)
    • Maret (1)
    • Februari (3)
    • Januari (1)
  • ►  2015 (18)
    • Desember (3)
    • November (2)
    • Agustus (4)
    • Juli (3)
    • Juni (2)
    • Mei (2)
    • April (1)
    • Januari (1)
  • ►  2014 (3)
    • November (1)
    • Oktober (2)

Cari Blog Ini

Blog Archive

  • ▼  2019 (1)
    • ▼  Januari (1)
      • [BOOKREVIEW] Everything We Keep - Kerry Lonsdale
  • ►  2018 (1)
    • ►  Juli (1)
  • ►  2017 (21)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (5)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (4)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2016 (12)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2015 (18)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (2)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2014 (3)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (2)

Subscribe

Stay Connected

Follow us

3/Food/post-list

Like us on Facebook

Hello, here you can tell something about yourself or you can put your blog description here or even you can add some quote of your choice here. This is an optional text area which you can hide or delete from the layout. Its totally dependent upon you if you want this text area or not.

Follow Us

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • pinterest
  • Bloglovin
facebook twitter instagram pinterest bloglovin etsy

About me

Read More

Months had too ham cousin remove far spirit. She procuring the why performed continual improving.

Follow Us

  • medium
  • youtube
  • instagram

Boxed Version

  • boxedVersion
  • Home
  • Megamenu
    • Travel
    • Lifestyle
    • Fashion
    • Beauty
  • Social
  • Features
    • Left Sidebar Post
    • Fullwidth Post
    • Right Sidebar Post
  • Blog
  • Download
  • Home
  • About
  • Contact

Contact

Mengenai Saya

Vigestha
Lihat profil lengkapku

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Welcome to my personal blog

Welcome to my personal blog
share tips, thoughts, and useful random things.

Categories

Labels

  • novel 1
  • review 1

My Instagram

My Instagram

Default Variables

  • disqusShortname
  • commentsSystem
  • fixedSidebar
  • postPerPage
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • pinterest

Social Plugin

  • facebook
  • twitter
  • reddit
  • pinterest
  • linkedin
  • vk
  • instagram
  • youtube
  • whatsapp
  • rss

Menu Footer Widget

  • Home
  • About
  • Contact Us

Romantic

Pages

  • Beranda

Traveling

Popular Posts

  • [Novel Review] ANTOSIANIN—Putri Sarah Oliva
  • [Novel Review] Bingkai Memori—Petronela Putri
  • [JanuaryRRChallenge] See You Again—Arini Putri
  • #CuapCuap2017 Kilas Balik SBMPTN

Link List

  • Home
  • Features
  • _Multi DropDown
  • __DropDown 1
  • __DropDown 2
  • __DropDown 3
  • _ShortCodes
  • _SiteMap
  • _Error Page
  • Mega Menu
  • Learn Blogging
  • Documentation
  • _Web Documentation
  • _Video Documentation
  • Download This Template

About Me

Hello, here you can tell something about yourself or you can put your blog description here or even you can add some quote of your choice here.

Popular Posts

  • [Novel Review] ANTOSIANIN—Putri Sarah Oliva
  • [Novel Review] Bingkai Memori—Petronela Putri
  • [JanuaryRRChallenge] See You Again—Arini Putri
  • #CuapCuap2017 Kilas Balik SBMPTN
  • [Naskah Drama] "Kembalikan Indonesiaku" 2016
  • [Novel Review] Muara Rasa—Deva Annesya
  • Review "3 Koplak Mengejar Cinta"- Haris Firmansyah
  • The First Time Ngecuap
  • Review Sebelas – Dya Ragil
  • [Review] Brink of Sense— Mertha Sanjaya

Advertisement

Category3

Vintage

Copyright © 2015 VIGESTATION. Designed by OddThemes