Lelaki Pengembara
Selamat petang,
lelaki pengembara. . .
Mesin waktu bilang,
Hari kemarin yang ku-minta tak bisa ia kembalikan
Yang membuat tidak ada
hal walau sekecil apapun yang bisa beri untuk kau kenang atas diriku
Jadi . . .
Hapus saja ingatan
sisamu tentang sejuta detik itu,
Lenyapkan sampai apapun yang mengaitkan tentangku musnah
dalam imajimu
Lalu mengembaralah
Mengembara yang jauh,
Sampai diujung sana. . .
kau menemukan sebuah langkah yang nyaris mengangkat tangan
untuk menunggu
Yakini hatimu bahwa kaulah sosok yang dinanti-nanti. . .
Sementara aku. . .
Aku akan mengamatimu menjalin entah apa itu namanya,
bersama dia dari atas bebatuan ini
Beritahu aku jika semuanya sudah pasti. . .
Setelah itu tanpa kau sadari aku akan mendorong kakiku sendiri
Untuk menjauh pergi. . .
Kemudian jangan lupa,
Untuk tidak kembali lagi
Karena. . .
Karena mungkin nanti kau akan kecewa
Mendapatiku yang tidak bisa lagi
menerka-nerka apa aku pernah bertemu denganmu beberapa juta
detik belakang
Yang terhitung dari kini . . .
-Bangka Belitung, 18 Agustus 2016

0 komentar