[Film Review] Boku Dake ga Inai Machi (僕だけがいない街) - Japan
Blurb:
Satoru Fujinuma (Tatsuya Fujiwara) is an unpopular manga artist. He doesn't
like having relationships with other people. He also works part-time delivering
pizzas. Satoru Fujinuma also has the special ability of "revival."
His special ability allows him to go back in time before terrible incidents
occurred and right whatever wrong occurred. He goes back continually until the
incidents are prevented.
18 years ago, a serial murder case took place with the victims being children. Satoru Fujinuma goes back to that time to catch the killer and to save his mother who faced the criminal. He does this in the body of an elementary school student....
18 years ago, a serial murder case took place with the victims being children. Satoru Fujinuma goes back to that time to catch the killer and to save his mother who faced the criminal. He does this in the body of an elementary school student....
*******************************************************************************
僕だけがいない街 atau The Town Where Only I Am Missing
merupakan sebuah film yang diangkat dari sebuah manga karya Kei Sanbe (manga), Noriko Goto.
Well, J-film yang berbau-bau time-tramel, misteri ini, ngingetin gue dengan J-Film "Orange" karena terdapat kisah yang yang mengulang-ngulang ke masa lalu.
Jujur aja, awal-awal gue nonton film ini agak ngeboringin, karena menurut gue cerita awalnya udah kurang sreg *menurut gue loh ya* tentang Satoru yang lagi ngaterin orderan pizza kemudian dia harus bertaruh waktu untuk menghalangi sebuah bis agar tidak jadi menabrak seorang anak kecil yang hendak menyebrang.Sampai detik pertemuan dia dengan ibunya, gue masih belom dapet feel apa-apa sampe gue akhirnya meng-close film ini dan move ke film lain..
Beberapa bulan kemudian, tepatnya semalam gue iseng-iseng untuk ngelanjutin film itu lagi dengan alasan gue udah maju setengah, so nanggung aja.
Gue pun melanjutkan film itu, dan cerita berlanjut saat ibu Satoru terbunuh di rumahnya, Satoru benar-benar kehabisan ide untuk mempertahankan nyawa ibunya selain menghubungi pihak kepolisian. Setelah itu ia melihat sekelebat orang yang berusaha menghilang, Satoru pun secepat kilat mengejar orang itu, namun ia melihat mobil polisi yang telah bermunculan dan seketika ia merasa bahwa sepertinya ia sendirilah yang akan dituduh sebagai tersangka pembunuhan ibunya.
Dan dari situlah time travel Satoru terjadi.... 18 tahun lalu...
Lanjut kisah berganti pada saat Satoru berusia 10 tahun. Satoru kecil yang imut ini diperanin oleh Tsubasa Nakagawa. Gilak! Di pertengahan cerita gue udah berasa dapet feel-nya. Gimana enggak, Satoru kecil ini benar-benar jadi satoru yang berusaha menumpas keadilan. Satoru berusaha menyelamatkan nyawa temannya yang terbunuh, Hinazuki. Hinazuki ini diperanin oleh Rio Suzuki. Kisah di masa kecil bener-bener mengharukan. Hinazuki adalah gadis kecil penyendiri yang punya masalah pelik dalam keluargaya, ia sering mendapat siksaan fisik dari ibunya. Hal itu membuat Satoru terenyah dan melakukan beberapa cara untuk menyelamatkan nyawa Hinazuki yang terbunuh.
Satoru, kemudian berusaha mencari tahu siapa dalang dibalik pembunuhan berantai 18 tahun lalu, yang telah membunuh nyawa ibunya, dan kedua bocah lain selain Hinazuki. Satoru menceritakan hal ini kepada gurunya, berharap agar gurunya ,Manabu Yatsushiro mau membantunya, dan masalah ini hanya mereka saja yang tahu. Kayaknya Satoru ini jatuh hati deh sama Hinazuki. Tapi sayangnya, di kehidupan saat ini ia tidak diperhubungkan lagi dengan Hinazuki, namun dengan seorang gadis yang bekerja di toko pizza yang sama dengannya, Airi Katagiri.
Karena film ini time travel, jadi suka bolak balik alur, yang bikin gue pusing bukan pas time travelnya, tapi pas gimana Hinazuki dan Ibunya Satoru yang terbunuh diakhirnya nggak jadi terbunuh. Kurang ada penjelasan tentang pengembalian keadaan, scene yang tiba-tiba Hinazuki terbunuh trus langsung ke scene Hinazuki udah diadopsi oleh orang tua lain (Hinazuki masih hidup).
Nah, di detik-detik terakhir film, gue ngerasa film ini twist banget, detik-detik di mana Satoru kecil mulai curiga dan akhirnya mengetahui siapa pembunuh berantai itu sebenarnya. Gue juga nggak nyangka awalnya, ckck!
Ending story pun gue bingung harus nge-cap ini apa, kayaknya ini happy-sad-ending deh wkwk. Intinya mengharukan lah, gue agak kebaperan dikit sih. :'( *nangeeeees*
Okay, sekian reviewan gue, overall film ini maybe nge-boring-in di awal tapi percayalah kalian bakal nyesel kalo nggak nge-accomplish film ini, film ini bagus (y) , dan two thumbs up buat pemain kecil lucu, si Satoru kecil dan Hinazuki kecil especially, gue suka aktingnya mereka, dapett banget! udah kayak profesional. Ohya, ngomong-ngomong gue masih bingung juga sama tokoh Jun Shiratori, siapa dia sebenernya, terkesan misterius tapi kok skripnya cuma kayak sekedar-sekadar lewat aja, kurang mumbu gitu wkwk, eh kalo diperatiin dia juga 11 14 sama komika Dicky SUCI 5 :P hahahha.
PS: katanya Film ini diubah endingnya dari cerita sebenernya, dan banyak penggemar yang kurang suka. Nah, kalo masalah ini gue angkat tangan karena gue juga belum pernah nonton yang versi anime dan belum baca manga-nya juga. :D
see you, on the next review.










0 komentar