• Home
  • Download
    • Premium Version
    • Free Version
    • Downloadable
    • Link Url
      • Example Menu
      • Example Menu 1
  • Social
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Travel
  • Contact Us

Follow us

VIGESTATION
  Lagi butuh jurnal buat referensi?
Atau mau copas data buat laporan?*ups
Mau download file di www.scribd.com tapi harus bayar pake rekening dan itu ngeribetin parah?


Oke, sebelumnya lu mungkin pernah kesel  bingung (sama kayak gue) gegara udah nemuin file yang pas untuk tugas lu eh tau-taunya lu gak bisa copas semua tulisannya  baca datanya lebih lanjut karena dilindungi alias lu cuma bisa baca halaman awalannya aja. Apalagi di www.scribd.com , dokumen-dokumen di sana kece-kece untuk kita jadikan bahan  copasan referensi tapi sayangnya juga mereka lebih kece untuk nggak ngebiarin kita maling baca data mereka secara cuma-cuma.

TAPI KINI, GAK USAH KHAWATIR LAGI
Setelah gak ngerti gimana cara download selama bertahun-tahun
Dan mencari jawaban hanya dalam 5 menit
Akhirnya gue menemukan solusinya!
*njee kenapa ga dari duluuuuu
*dulu, iya dulu
*sekarang mah udah beda :'( #HAHAHPAANSEH

Kini hadir...
Cara download Document Full Texts di SCRIBD gratis gak pake ribet!
Oke, apa lu membutuhkannya? Jika iya, lanjutkan saja membaca
Jika tidak, silakan baca postingan gue yang lain *promosi tjoey
...
1. Buka www.scribd.com
Langkah paling awal adalah dengan buka alamat tersebut yang pasti.

2. Cari data yang lu mau copas baca


Ini contoh file yang pengen gue download, sebelumnya gue udah mencoba dengan tawaran free trial 1 month, gue pikir ini bakal kayak download apps lain dimana  abis nge- free trial  kita bisa langsung make tapi ternyata di sini agak ribet dan minta no rek blabla , alhasil kek gitu lah isian gue ngaco banget , tapi mereka tetep masih gak bisa ketipu. OKAY, ITS GOOD!

3 Balik ke menu home
 Nah, ngapain gue nyuruh lu nyari data dan pada akhirnya nyuruh lu balik ke menu home lagi? Ya, nanti lo tau aja sendiri alasannya.

4. Login dulu


Ini adalah tahapan menuju kesuksesan lu download dokumen yang lu mau itu, lu bisa login via gimana pun yang lo mau atau via facebook juga boleh asalkan lu gak kebablasan jadi stalk kronologi mantan

5 Upload Dokumen



Oke, mungkin lu bakal bilang gue sarap kenapa pengen download malah disuruh ngupload. Hahah, tenang ini adalah tahapan berikutnya menuju kesuksesan download-an lu. Gue juga gak tau kenapa hal ini bisa terjadi,  yang jelas yaa lu coba aja, karena setelah lu upload lu bakal langsung bisa download, gan.  FYI, pilih dokumen yang ukuran nya kecil biar cepet nguploadnya.

6. Click "Done"


Nah, ini contoh dokumen yang gue upload.

7. Download-able
Kalo udah lu upload, go back to your document download wannabe , dan pas lu buka seluruh  halaman dokumen sudah bisa terbaca semuanya  dan siap untuk dicopas dibaca.  Lu juga bisa download dokumennya dengan klik item yang ada di sebelah kiri.


Gimana? Gak pake ribet kan?
Sekian tips ampuh dari gue selamat mencoba, pesan gue gunakanlah dokumen download-an dengan bijak jangan dicopas-copas mulu, kalo lu ngopas terus kapan lu mandiri bikin tugasnya?
*ngomong ama diri sendiri wkwkkwk



How to Adapt Your Book Into a Screenplay:
pinterest.com


Pernahkah lo ngalamin kejadian kek gini: duduk berjam-jam di depan PC/laptop sambil memandang layar ms.word yang kosong melompong disertai dengan ide-ide yang bergentayangan di kepala tapi sulit banget buat dikeluarkan? Selamat. Elo terdeteksi kena sebuah “virus” cool di dunia menulis abad ini. Writers’ block.
                     Writers’ block? Apaan tuh? Gak ada yang tau?
Writers’ block adalah keadaan dimana seseorang tidak dapat meuangkan segala idenya ke dalam tulisan. Pikiran menjadi buntu, otak terasa kaku, lidah terasa kelu, seolah ada yang menghalangi untuk mengeluarkan sesuatu (baca: gagasan). Biasanya writers’ block ini muncul di saat penulis hendak memulai kegiatan menulisnya, penulis kesulitan harus memulai dari mana atau mengawali tulisannya dengan kalimat seperti apa.  Writers’ block juga bisa terjadi  saat penulis ingin melanjutkan tulisannya yang setengah jadi. “Duh, apa lagi ya yang harus ditulis selanjutnya?” ,Begitulah kira-kira.  Gagasan-gagasan yang tadinya mengelilingi kepala seketika hilang entah kemana. Kira-kira apa penyebabnya, ya?

Menurut keempirisan gue ditambah bantuannya bang google ada  beberapa faktor yang menyebabkan  mengapa writers’ block bisa terjadi. Diantaranya adalah:

Suasana
Suasana  adalah awal dimana sebuah tulisan dapat tercipta. Suasana dalam hal ini, bukan hanya suasana dari hal eksternal, misalnya kondisi/lingkungan di mana tempat kita menulis, tetapi juga suasana yang berada dalam hati. EAAK:P Jika penulis berada pada suasana atau yang baik maka akan bermunculanlah ide-ide segar di kepala penulis yang siap untuk segera dituangkan ke dalam tulisan. Sebaliknya, jika penulis berada dalam suasana hati yang kacau, galau, andilau, maka penulis juga akan kesusahan mengeluarkan gagasan yang ada dalam pikirannya menjadi tulisan. Kalaupun dapat dikeluarkan, karakter tulisan itu  terkesan agak terburu-terburu dan dipaksakan. Tulisan itu pun biasanya tidak akan sebaik bila ditulis dalam suasana yang baik.

Kehabisan Ide
Bayangkan saja, saat lo tengah asyik-ayiknya menuangkan pemikiran-pemikiran lo ketika  menulis, kemudian di sebuah waktu yang sama lo nggak bisa melanjutkan kegiatan menulis seketika. Coba tebak apa yang terjadi? Ya, kehabisan ide. Tiba-tiba saja ide yang tadinya begitu banyak di otak kita mendadak mangkir entah kemana. Alhasil, jari-jari teman-teman tidak akan lagi menari-menari ceria di atas keyboard.

Kelebihan Ide
Ternyata selain kehabisan ide, kelebihan ide juga bisa menyebabkan seseorang terkena virus Writers’ block? Ya, benar sekali. Terlalu banyak ide-ide yang bermunculan di otak penulis akan membuat penulis kesusahan menyortir ide mana yang harus ia keluarkan. Terlebih lagu terlalu banyak makna kalimat yang sama yang ia miliki. “Pilih yang mana nih? Bingung.”

Banyak Pikiran/Diburu sesuatu
             Mungkin teman-teman pernah menulis dalam keadaan tergesa-gesa, atau sedang memikirkan sesuatu hal yang saat itu sulit untuk disingkirkan. Awas, pemicu munculnya writers’ block. Kadang, ketika menulis penulis harus memiliki suasana dan pikiran otak yang fresh agar memudahkannya untuk memunculkan ide-ide baru dalam kepala. Namun, bila yang terjadi adalah penulis menulis dengan diburu sesuatu, hal tersebut akan membuat perhatian penulis terbagi-bagi dan akibatnya penulis kesulitan untuk fokus menulis dan menuangkan ide-idenya.

Jarang menulis
Nah, ini adalah penyebab utama sebuah virus cukup krusial  (writers’block) melanda seorang penulis.  Semakin tidak intens/rutin penulis melakukan aktivitasnya menulis, maka semakin kerap juga penulis akan mengalami kesulitan untuk menulis. Meskipun penulis telah memiliki sekian banyak bahan, atau ide yang siap untuk membantunya menulis bisa saja jari-jarinya tiba-tiba kaku untuk berselancar indah di atas keyboard. Nah kalau sudah terkena virus block writers seperti ini, apa yang harus dilakukan? Menutup lembaran di ms.word yang bahkan masih berupa halaman putih suci belum ternodai itu atau mengisinya dengan deretan kalimat yang bisa saja terkesan seperti dipaksakan?

Setiap penyakit pasti menawarkan obat untuk mengatasi penyakit tersebut. Sama seperti writers’s block. Selain terdapat penyebab dan akibat, tentunya ada berupa solusi bagaimana cara mengatasi virus yang lumayan berbahaya ini. writers’s block.

Buatlah suasana senyaman mungkin.
Berada pada keadaan yang nyaman tentunya akan membuatmu semakin bergairah dan semangat untuk mengawali aktivitas penulis dalam menulis. Hal ini secara tidak langsung akan membuat suasana hati kita juga menjadi baik dan menyenangkan. Suasana hati yang baik akan membuat penulis dapat merangkai ide-ide yang keratif dan cemerlang. Penulis juga tidak akan kesulitan menuangkan ide-ide tersebut melalui bentuk tulisan.

Perbanyak mencari ide
Mencari ide dapat menjadi salah satu metode untuk mengatasi “virus” writers’ block. Pertanyaannya: bagaimana cara mencari ide? Apakah ide datang dengan sendirinya?
Seorang penulis yang kreatif adalah penulis yang disiplin menggali ide-ide dan gagasan dari berbagai sumber, bukan sekadar berdiam diri dan menunggu ide datang. Ide tidak datang dan tidak akan pernah datang begitu saja. Cara mendapatkan ide pun bisa kita temui lewat membaca. Membaca adalah membuka jendala informasi. Dengan membaca kita akan mendapatkan banyak wawasan yang dapat memunculkan ide-ide segar dan inovatif yang dapat menjadi acuan dalam memulai atau melanjutkan tulisan.

Ambil ide seperlunya
Bila merasa terlalu banyak ide, seyogyanya untuk menjatuhkan pilihan terhadap satu ide dan menyingkirkan sejenak ide-ide lain yang tengah berserakan di kepala. Hal ini untuk membuat kita dapat berfokus terhadap sebuah ide yang dapat penulis kembangkan lebih baik lagi. Jika bergantung pada banyak ide, penulis akan kesusahan menyingkronkan ide-ide tersebut untuk dituangkan dalam bentuk tulisan. Pilihlah ide yang benar-benar sesuai terhadap bahan tulisan kita.

Re-fresh Otak
Kalau benar-benar merasa mumet untuk menulis, lebih baik tutup layar ms.word dan lakukan kegiatan yang ada menyegarkan otak. Menyudahi aktivitas menulis dalam kegiatan ini bukan menyuruh kita untuk benar-benar berhenti mengerjakan tulisan yang tak selesai itu. Tetapi untuk merilekskan fisik dan brain kita untuk melanjutkan aktivitas menulis lagi di lain waktu. Sementara itu pergilah ke tempat-tempat yang menurut lo akan mendapatkan banyak kesenangan yang bermanfaat di sana. Misalnya mengunjungi museum atau perpustakaan kota. Teman-teman juga dapat melakukan aktivitas yang mengasyikan, seperti berolahraga, menonton film favorit, menamatkan bacaan, atau tidur. Tidur juga dapat membantu kualitas otak kita agar dapat melakukan kinerja secara optimal.

Rutinlah menulis.
Tidak peduli seberapa banyak karya yang dapat dihasilkan, jika lo menuliskannya dalam rentang waktu yang lama, writers’ block bukan berarti tak bisa hinggap pada diri lo. Justru dengan disiplin menulis walaupun sedikitlah yang akan semakin membiasakan jari-jari lo dapat berselancar dengan indah di atas keyboard. Dengan semakin seringnya menulis, ide-ide segar akan semakin banyak bermunculan, dan tentunya tidak akan membuat kita kesulitan untuk menuangkannya dalam bentuk tulisan.

Nah gaes, itu tadi sedikit tips gimana cara mengatasi Writers’ block. FYI yeah, Writers block bukan berarti tidak bisa dialami oleh penulis professional. Writers’block adalah fenomena yang dapat menyerang siapa saja saat sedang menulis Jadi, teman-teman tidak perlu takut bila mengalami “virus” writers’ block ini. Yang terpenting sering-seringlah untuk melakukan exercise, agara bisa mendapatkan result yang baik dalam menulis. See ya on top!:D



Satu hal yang bisa aku pelajari lagi,
Bahwa hidup begitu seimbang dengan putih dan hitamnya, tinggi dan rendahnya, lapang dan sempitnya.
Juga bahagia dan rasa sakit.
23 menit yang lalu adalah gembira tak terkira, tapi siapa sangka  detik berikutnya menjelma terpuruk dahsyat.
Aku belajar banyak dari kamu.
Belajar bahwa keseimbangan itu begitu nyata dan dekat.
Kau adalah alasanku bersuka cita
Dan juga penyebab hatiku yang terluka
Kau adalah penyakit dan obatnya, yang tak dapat kupilih salah satu saja.
Begitu adil.
Denganmu, aku juga tahu tentang bagaimana rasanya mencoba mengerti.
Mengerti bahwa semuanya butuh waktu dan adaptasi
Kau ajari aku rasa sabar.
Saat apa yang telah ku ekspektasikan batal jadi realita
Kau mungkin bagai embun ,yang menyejukkan
Tapi aku takut jika sewaktu-waktu kau tercairi
Kau turun sebagai hujan membentuk mahkota
Indah ditengah sendu
Lalu sengaja mencipta kenang
Sudah lama aku ingin lari
Mengubur segalamu dalam-dalam
Sampai aku lupa
Tapi, senyummu bahkan terlalu sayang untuk kulewatkan
Aku benci dirimu, tapi aku tak bisa tidak berkata jujur
Bahwa aku menyayangimu
…
Lace Flower Girl Dress Girls Lace Maxi Dress by FlowerGirlsCouture:
pinterest.com
                                                                    
Teruntukmu,  yang  masih sulit ku usir senyumnya dibenakku~


ES BE EM!!
Dua tahun yang lalu, adalah tahun di mana gua menjalani hari hari-hari sebagai anak yang  kagak jelas jenjang pendidikannya. Tahun di mana gua masih kelimpungannya nyari univ sana sini yang mau nerima gua apadanya. (ah elah) Tahun di mana gue ngerasa seneng, sedih, dan perasaan seperti itu yang naik turun.

Hari ini di kampus gue, gue ngeliat spanduk yang bertuliskan "Jalur SBMPTN" kepampang jelas di beberapa titik. SBMPTN, mengingatkan gua tentang perjalanan yang mungkin bisa dibilang manis yang diberikan Tuhan. Meskipun gua gagal menjeblos univ pilihan gua di SBMPTN setidaknya ada kenangan tersirat yang begitu amazing gua dapatkan.

Okee! Izinkanlah gua untuk bercerita sedikit seputar kisah gua  tes sbm 2 tahun lalu.

Pagi itu, gue udah siap-siap dengan segala perlengkapan gue. Alat tulis, kartu peserta, dan skhu gue udah nebeng ceria dihadapan gue. Pagi itu gue masih membolak-balik soal SBMPTN tahun lalu yang gue comot di perpustakaan ISBA. Dan gak lama temen gue udah nongol cantik dengan berkas-berkasnya..
"Gest, doain gue!"
"Oke, semangat bro, U can do it! Awas lo, jangan nyari aak."
Se-PEDE itunya kami ngomong begitu seakaan-akan ujian ini udah kami persiapin mateng-mateng dari sebelum UN, padahal semalem kami beneran gak sadar kalo ternyata kami bakal ngejalanin tes yang gak kalah ngeri dari UN ini, hahah.
Temen gue kebagian jatah tes jam 7, dan kami beda tempat tes. Alhasil, Bang Kurnia harus rela bolak balik jalan melati- dago - jalan dursasana- buat nganterin kami berdua.

Oke, nggak usah nungguin temen gue, karena gak lama dari itu gue udah sampe di jalan dursasana aja. Gue tes di SMA Katolik BDPK Penabur 2. Njeee, rame bet. Akhirnya gue ditinggalin ama Bang Kurnia karena dia juga mau bersibuk-sibuk ria sama dospem kesayangannya, wkwk.
Gue ngeliat kanan kiri depan belakang, orang-orang dengan segala kegiatannya. Ada yang mondar-mandir sambil megang hape, ada yang duduk manis di tangga sambil megang buku setebel kita sutasoma, ada yang sibuk makan sambil denger lagu dari headphonenya, ada yang lagi ketawa-ketawa sama temennya (kayaknya bis meetup neh mereka) dan gue? Oke, gue gak boleh cengak-cengok di Kota orang.
"Hai.."
Gue nyapa seorang cewek yang lagi ngeratapin berkasnya
"Ruangan berapa?
"Soshum, 1" Katanya lembut
"Wah, sama dong." Gue spontan nyodorin berkas tes gue.
Ternyata ni anak duduknya sebelahan sama gue
OMG, kerennya gue bisa nemuin classmate gue dari banyaknya orang secepat ini, hahah.
Akhirnya, gue ngbrol-ngbrol cantiklah ama cewe itu. Namanya, Inden. Karena dia masih anak Jabar, jadi agak aneh kalo gue nggak manggil dia dengan "teteh"
Trus kita cerita-cerita lah gitu dari masalah persiapan SBM dan bla-bla bel berbunyi ngasih tau kalo ini saatnya pertempuran.

Gue, Inden , dan sejumlah orang yang gak pernah gue temuin sebelumnya menunggu tepat di depan pintu ruangan. Seorang pengawas masuk, dan yaaaap......

Gue agak kalut ngeliat soal-soal yang udah ada di depan mata gue. Ada wacana, kalimat singkat, sama hitungan yang harus dijawab via memilih. Ya Robbi sedetik kemudian gue benar-benar tersadar sama apa yang udah gue pilih, jurusan ini, sama sekali nggak ngefek di jurusan gue pas SMA. Mantan anak IPA harus bergelut sama nilai-nilai ekonomi, keuntungan, rugi, dan sebagainya. Wkwkwk. Sumpah, gue berusaha nginget pelajaran ekonomi yang pernah gue dapetin pas masih kelas 1, tapi nyatanya? untuk inget model soal matematika nomor 2 pas UN aja gue udah nggak tahu. Jadi... Katakan congratulation tion tion for me>< Wkkwk

Tapi, walaupun gitu,gue gak boleh masang muka-muka nggak ngerti sama apa yang jadi pertanyaan di soal itu. Stay cool, man. Gue ngisi, ya ngisi aja. Toh lagian kita masih punya logika kan buat mikir. Gue juga orangnya nggak tukang memikirkan amat kok. Jadi ya, kalo gue gak udah gak bisa mikir lagi, ya ngapain dipikir. Iya kan, eahaha.

Tapi tapi bukan berati gue bener-bener asalan ngerjain tuh soal. Udah jauh-jauh dibeasiswain ama emak bapak gue buat ke sini cuma buat tes , masa gue harus ngisi asal-asalan. Ya, walaupun gak tau hasil akhirnya gimana, tapi lo hapal kan liriknya Virgoun yang... "Setidaknya diriku telah berjuang..."

Oke, ada dua sesi untuk tes tersebut. Dan modelnya pilihan ganda. Kalo ditanya berapa lapis jumlah soalnya, gue bakal jawab "Ratusaaaan..." Wkwk dempol bet.

Jam 13.00 nandain kalau tes kami udah selesai. Orang-orang keluar dengan wajah yang bertentangan, ada yang suram dan ceria, wkwkkw. Kalo gue, gue sibuk nyariin si Inden yang tiba-tiba udah  menghilang entah ke mana.

Si Inden, emang bener-bener gak keliatan lagi batang hidungnya, akhirnya gue sms-in bang Kurnia buat jemput gue, dan yaa semakin lama orang-orang udah semakin bekurang. Dan yang tersisisa hanyalah aku dan seorang gadis putih berambut pendek.
"Teh, pulang ke dago naik angkot apaan yak?"
Pertanyaan keputusasaan gue setelah Bang Kurnia ngasih tau kalau dia lagi nunggui dospemnya buat revisian, dan untuk itu gue gak bisa berbuat banyak.
"Aduh, naik yang mana ya, neng teh kurang tau, bukan orang sini juga soalnya.."
"Oh, tinggal di mana?"
Dan dari situ percakapan makin terbentang dan terbentang. Gue ngenalin nama gue dan gue tau kalo nama di adalah Nasya, yep, lagi, teh Nasya.
We talking a lot of many things, Bangka Belitung espsecially. Dia bilang dia interseted banget buat main ke negeri gua, laskar pelangi, yang ada sekolah Gantongnya. Tapi ya gue bilang aja kalo  gue gak di sana, karena sebenrnya Bangka  dan Belitung beda pulau.
Bdw, kebanyakan  orang-oraang yang masih awam sama Babel pasti masih satu pulau. Padahal beda. Kalo denger Bangka Belitung aja, mereka lagsung connect "Oh, itu negerinya Ikal kan." gak peduli itu Bangka atau Belitung, mereka sering ngecapnya sama aja. Untuk itu, kita sebagai masyarakat asli harus bisa menyikapi sikon ini.

Teh Nasya nraktirin gue Cimbu "Aci dibimbu" . Itu makanan sejenis kempelang dari sagu yang ditaro  saos, dan cara makannya dengan memakan cireng"kena itu dengan keadaan lembek karena  emang harus tercampur sama saos makannya. Gue makannya sok take care banget, padahal mah.. ckckk. Dia sampe bilang "kenapa, nggak suka ya cimbu nya?"
"Hah, suka kok, enak." wKWKWK, ya enak lah kalo ditraktir.

Semakin lama ghibahan makin terasa seru aja, sampe-sampe gue gak sadar Bang Kurnia udah nangkring di depan pagar sekolah. Dan itu artinya, gue harus pisah sama teteh yang udah bayarin gue cimbu ini, sumpah dia kalem, baik, lembut banget. wkkwkw.

Nah, gitu ceirta gue waktu masa-masa tes SBMPTN. Tired but fun, dan yang pasti bisa menambah jejaring pertemanan dengan orang-orang baru adalah hal yang paling gue suka di dunia ini...

SEE YAA :p



Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

LATEST POSTS

  • [Novel Review] ANTOSIANIN—Putri Sarah Oliva
  • [Novel Review] Bingkai Memori—Petronela Putri
  • [JanuaryRRChallenge] See You Again—Arini Putri
  • #CuapCuap2017 Kilas Balik SBMPTN
  • Review "3 Koplak Mengejar Cinta"- Haris Firmansyah

Categories

  • novel 1
  • review 1

Featured Post

[BOOKREVIEW] Everything We Keep - Kerry Lonsdale

Tittle: Everything We Keep Author: Kerry Lonsdale Penerbit: PT Elex Media Komputindo Release: 17, July Published by the arra...

Recent Posts

VIGESTATION
Diberdayakan oleh Blogger.

Fashion

Laporkan Penyalahgunaan

  • Home
  • Download
  • Social
  • Features
    • Lifestyle
    • Sports Group
      • Category 1
      • Category 2
      • Category 3
      • Category 4
      • Category 5
    • Sub Menu 3
    • Sub Menu 4
  • Contact Us

Blog Archive

  • ►  2019 (1)
    • Januari (1)
  • ►  2018 (1)
    • Juli (1)
  • ▼  2017 (21)
    • Desember (1)
    • November (3)
    • Oktober (1)
    • Agustus (2)
    • Juli (5)
    • Juni (3)
    • Mei (4)
    • Januari (2)
  • ►  2016 (12)
    • Desember (1)
    • Oktober (3)
    • Agustus (2)
    • Mei (1)
    • Maret (1)
    • Februari (3)
    • Januari (1)
  • ►  2015 (18)
    • Desember (3)
    • November (2)
    • Agustus (4)
    • Juli (3)
    • Juni (2)
    • Mei (2)
    • April (1)
    • Januari (1)
  • ►  2014 (3)
    • November (1)
    • Oktober (2)

Cari Blog Ini

Blog Archive

  • ►  2019 (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2018 (1)
    • ►  Juli (1)
  • ▼  2017 (21)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (3)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Juli (5)
    • ►  Juni (3)
    • ▼  Mei (4)
      • Download Document Full Texts di SCRIBD Gratis Ngga...
      • Kena Virus Writers' Block? Apa Solusinya?
      • Teruntukmu, yang Masih Sulit Ku Usir Senyumnya dib...
      • #CuapCuap2017 Kilas Balik SBMPTN
    • ►  Januari (2)
  • ►  2016 (12)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2015 (18)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (2)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2014 (3)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (2)

Subscribe

Stay Connected

Follow us

3/Food/post-list

Like us on Facebook

Hello, here you can tell something about yourself or you can put your blog description here or even you can add some quote of your choice here. This is an optional text area which you can hide or delete from the layout. Its totally dependent upon you if you want this text area or not.

Follow Us

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • pinterest
  • Bloglovin
facebook twitter instagram pinterest bloglovin etsy

About me

Read More

Months had too ham cousin remove far spirit. She procuring the why performed continual improving.

Follow Us

  • medium
  • youtube
  • instagram

Boxed Version

  • boxedVersion
  • Home
  • Megamenu
    • Travel
    • Lifestyle
    • Fashion
    • Beauty
  • Social
  • Features
    • Left Sidebar Post
    • Fullwidth Post
    • Right Sidebar Post
  • Blog
  • Download
  • Home
  • About
  • Contact

Contact

Mengenai Saya

Vigestha
Lihat profil lengkapku

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Welcome to my personal blog

Welcome to my personal blog
share tips, thoughts, and useful random things.

Categories

Labels

  • novel 1
  • review 1

My Instagram

My Instagram

Default Variables

  • disqusShortname
  • commentsSystem
  • fixedSidebar
  • postPerPage
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • pinterest

Social Plugin

  • facebook
  • twitter
  • reddit
  • pinterest
  • linkedin
  • vk
  • instagram
  • youtube
  • whatsapp
  • rss

Menu Footer Widget

  • Home
  • About
  • Contact Us

Romantic

Pages

  • Beranda

Traveling

Popular Posts

  • [Novel Review] ANTOSIANIN—Putri Sarah Oliva
  • [Novel Review] Bingkai Memori—Petronela Putri
  • [JanuaryRRChallenge] See You Again—Arini Putri
  • #CuapCuap2017 Kilas Balik SBMPTN

Link List

  • Home
  • Features
  • _Multi DropDown
  • __DropDown 1
  • __DropDown 2
  • __DropDown 3
  • _ShortCodes
  • _SiteMap
  • _Error Page
  • Mega Menu
  • Learn Blogging
  • Documentation
  • _Web Documentation
  • _Video Documentation
  • Download This Template

About Me

Hello, here you can tell something about yourself or you can put your blog description here or even you can add some quote of your choice here.

Popular Posts

  • [Novel Review] ANTOSIANIN—Putri Sarah Oliva
  • [Novel Review] Bingkai Memori—Petronela Putri
  • [JanuaryRRChallenge] See You Again—Arini Putri
  • #CuapCuap2017 Kilas Balik SBMPTN
  • [Naskah Drama] "Kembalikan Indonesiaku" 2016
  • [Novel Review] Muara Rasa—Deva Annesya
  • Review "3 Koplak Mengejar Cinta"- Haris Firmansyah
  • The First Time Ngecuap
  • Review Sebelas – Dya Ragil
  • [Review] Brink of Sense— Mertha Sanjaya

Advertisement

Category3

Vintage

Copyright © 2015 VIGESTATION. Designed by OddThemes